Advanced Search
More Search Options
we found 0 results
Your search results

TIPE-TIPE PENGINAPAN

Posted by Adrian Adam on 01/02/2018
| 0

Buat Anda yang doyan liburan, pasti sudah terbiasa untuk urusan mencari dan memilih penginapan. Tapi, buat mereka yang jarang-jarang berlibur, mungkin masih agak bingung untuk urusan yang satu ini. Saat berlibur, tentunya kita memiliki banyak pertimbangan dalam memilih penginapan. Pertimbangan pertama, tentunya dari harga kamar per malam apakah sesuai dengan budget kita. Kedua, kita juga pasti mempertimbangkan lokasi penginapan. Apakah mudah dijangkau? Nah, kali ini saya ingin mengajak klikers untuk mengetahui perbedaan tipe atau jenis penginapan. Sama-sama untuk menginap, namun tentu saja berbeda dari segi fasilitas dan service. Yuk, kita simak perbedaan tipe-tipe penginapan ini:

 

  1.  Hotel

Tipe penginapan yang sudah dikenal semua orang adalah hotel. Hotel ini biasanya menggunakan bangunan bertingkat yang terdiri dari banyak kamar dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas pendukung yang umumnya disediakan hotel adalah: kolam renang, restaurant, meeting room, lounge/bar, fitness centre, spa, dan lainnya. Kesediaan fasilitas ini tergantung pada “bintang” dari hotel tersebut. Ada kualifikasi tertentu di mana sebuah hotel dapat dikategorikan sebagai bintang 3, bintang 4, atau bintang 5. Kualifikasi itu antara lain adalah dari jumlah kamar, luas kamar minimal, dan ketersediaan fasilitas. Misalnya, hotel bintang empat dan lima tentunya wajib dilengkapi dengan fasilitas kolam renang.

 

  1.  Boutique Hotel

Tidak jarang orang yang berpikir bahwa Boutique Hotel adalah hotel dengan butik di dalamnya. Boutique Hotel ini konsepnya mirip-mirip dengan toko baju butik. Jika Anda membeli baju di butik, biasanya satu model baju hanya ada beberapa buah saja (tidak pasaran), pelayanannya eksklusif, dan harganya juga cenderung lebih tinggi. Begitu juga dengan Boutique Hotel. Boutique Hotel ini adalah hotel dengan jumlah kamar yang tidak terlalu banyak (antara 10 – 100 kamar). Desain bangunannya biasanya modern, stylish, luxury. Mereka pun lebih mengedepankan service-nya untuk memanjakan para tamunya. Maka, jangan heran bila boutique hotel ini harganya lebih mahal. Contoh boutique hotel: Sandalwood Boutique Hotel di Lembang.

 

  1.  Resort

Resort (atau sanggraloka) adalah tipe penginapan jenis hotel yang mengedepankan unsur rekreatif, baik berupa sarana olahraga, hiburan, ataupun tempat belanja. Biasanya resort ini dibangun di daerah yang memiliki pemandangan alam yang indah seperti daerah pantai atau pegunungan. Fasilitas yang tersedia antara lain misalnya: lapangan tenis, lapangan golf, ruang spa,jogging track, taman bermain anak, dan sebagainya. Contoh resort adalah: The Valley Resort Hotel di daerah Dago Pakar, Bandung.

 

  1.  Villa

Tipe penginapan berikutnya adalah villa. Villa ini adalah rumah hunian yang biasanya berbentuk rumah perorangan yang biasanya disewakan untuk tempat tinggal sekaligus berlibur. Villa ini biasanya terletak di daerah yang jauh dari keramaian, hawanya sejuk dan suasananya asri. Misalnya di daerah pegunungan atau pantai. Villa ini memang lebih cocok untuk mereka yang mencari suasana tenang dan private saat berlibur. Keasrian dan kesejukan hawa sekitar villa sangat cocok untuk menyegarkan pikiran. Villa juga biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas hiburan seperti taman bermain, pemancingan, fasilitas olahraga, dan sarana hiburan lainnya. Contoh villa: Villa Trinity Lembang (atas Kampung Gajah).

  1. Cottage

 

Cottage ini adalah tipe penginapan yang konsepnya mirip dengan villa. Cottage ini umumnya berupa bangunan seperti pondok atau rumah-rumah kecil yang terpisah. Cottage ini biasanya berada di daerah dengan pemandangan indah, seperti pantai atau pegunungan. Cottage ini biasanya disewakan untuk keluarga dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas rekreasi. Contoh cottage: Cimanggu Hot Spring Cottage. 

  1. Bungalow

 

Mungkin agak sukar untuk membedakan antara cottage dan bungalow, karena bungalow ini bentuknya juga seperti pondok-pondok yang bangunannya terpisah. Namun, bungalow berbeda dengan cottage. Bungalow berasal dari kata ‘bangla’ dari bahasa Bengali (Benggala Barat, India). Bungalow ini merujuk pada desain arsitekturnya, di mana bangunan bungalow biasanya memiliki arsitektur tradisional, dengan atap rendah, dengan beranda yang luas, hanya terdiri dari satu lantai, dan tidak adanya lorong-lorong dalam desain bangunannya. Bungalow ini sejarahnya banyak digunakan sebagai tempat peristirahatan di musim panas. Biasanya banyak dibangun di daerah pantai atau pegunungan. Contoh bungalow: Ubud View Bungalow.

  1. Motel

 

Tipe penginapan yang satu ini memang belum lazim di Indonesia. Motel ini adalah singkatan dari Motor Hotel. Motel ini adalah bangunan penginapan yang terletak di luar pusat kota dan daerah sekat high way (jalan raya). Biasanya motel ini digunakan untuk mereka yang sedang melintasi perjalanan antar-kota dan butuh menginap. Motel ini memiliki pintu masuk  tersendiri dan satu garasi atau tempat parkir mobil. Jadi, para tamu dapat memarkirkan mobilnya di dekat kamar.

 

  1.  Hostel

Hostel  ini tipe penginapan serupa asrama (dormitory). Jadi, satu kamar bisa diperuntukkan bagi 6-8 orang, bahkan ada juga yang bisa menampung 20 orang. Jadi, Anda yang menginap di hostel akan sekamar juga dengan tamu-tamu lain yang mungkin tidak Anda kenal. Anda juga biasanya harus berbagi tempat tidur dan dapur. Namun, fasilitas yang disediakan di hostel biasanya cukup memadai. Tersedia kamar mandi, dapur, ruang bersantai, dan tempat menjemur pakaian. Hostel ini cocok untuk para backpacker atau mereka yang benar-benar menghemat budget. Untuk Anda yang senang berkenalan dengan orang-orang baru dan memulai pertemanan, hostel ini juga bisa cocok untuk Anda. Contoh hostel: Pinisi Hostel.

  1. Guest House

Guest House adalah sejenis penginapan yang biasanya menggunakan bangunan rumah biasa. Guest House ini cocok untuk mereka yang datang bersama rombongan. Guest house juga cocok untuk menekan budget. Namun, Anda perlu memperhitungkan berapa jumlah orang yang menginap dan ketersediaan kamar. Menginap di guest house akan membuat Anda merasa sedang berada di rumah. Anda juga bisa memasak sendiri. Contoh guest house: Guest House Sepuluh Candrawulan.

  1. Bed & Breakfast

 

Istilah bed & breakfast ini belum terlalu marak di Indonesia, namun sudah cukup umum di luar negeri sana. Bed & breakfast ini adalah jenis penginapan untuk akomodasi semalam dan sarapan. Biasanya jumlah kamar yang tersedia tidak banyak dan yang melayani para tamu adalah pemilik hotel sendiri.

 

Klikers, itulah 10 tipe penginapan yang cukup umum. Sebenarnya, masih banyak lagi jenis-jenis akomodasi penginapan lainnya. Next time akan kita bahas, ya! Oh ya, dalam kenyataannya, terkadang ada beberapa penginapan yang “keliru” mengkategorikan dirinya. Jangan terkejut bila Anda melihat bangunan hotel yang judulnya adalah “guest house”. Atau penginapan berlabel “bed & breakfast” yang tak berbeda dengan hotel umumnya. Mungkin, seperti kata Shakespeare, “Apalah arti sebuah nama”. Hehehe…

 

Sumber: KlikHotel.com (16 Nov 2016)

Judul asli: Sudah Tahu Perbedaan Tipe-Tipe Penginapan Ini?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

  • Advanced Search

    More Search Options

Compare Listings